Menengok Museum Sasmitaloka – Jenderal Soedirman

Jenderal Soedirman adalah salah satu pahlawan kemerdekaan Indonesia. Beliau merupakan pemimpin perang gerilya yang berusaha mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari serangan penjajah Belanda. Jenderal Soedirman ini diabadikan di Purbalingga yang merupakan tanah kelahiran beliau dalam bentuk museum kelahiran Jenderal Soedirman. Lokasinya adalah di Rembang, kabupaten Purbalingga. Aku juga pernah ke sana dulu. Kalau di Yogyakarta, ada juga museum untuk menghormati beliau yaitu museum Sasmitaloka yang bertempat di jalan Bintaran, Yogyakarta.

Kami pernah berkunjung ke sana sewaktu liburan semester saat SD dulu. Kami bertiga dengan bapak dan Firman sepupuku, dengan mengendarai motor. Setelah masuk ke halaman gedung yang cukup asri dan memarkiri motor, kami menuju ke tempat penjagaan. Di sana, kami mengisi nama dan alamat di buku tamu. Pengunjung dikenakan biaya secara sukarela. Setelah itu kami ditunjukkan rute masuk untuk melihat koleksi museum yang ada.

Museum ini tadinya merupakan rumah kediaman Jenderal Soedriman sewaktu jaman perang. Saat ini di halaman depat dihiasi patung beliau yang sedang naik kuda. Gagah sekali lho dan kami sempat berfoto di bawah patung ini.

Berfoto di depan patung dada jenderal Soedirman

Berfoto di depan patung dada jenderal Soedirman



Patung Jenderal Soedirman di museum Sasmitaloka Yogyakarta

Patung Jenderal Soedirman di museum Sasmitaloka Yogyakarta


Kami mulai masuk ke bagian samping gedung induk dekat pos penjagaan. Di sini terdapat ruangan-ruangan yang berisikan benda-benda tinggalan jenderal Soedirman dan tentara yang dipimpinnya. Ada senjata, peralatan perang, peralatan komunikasi dan lain sebagainya.

Kemudian kami masuk ke gedung utama yang merupakan bekas rumah kediaman ini. Untuk diketahui Jenderal Soedirman itu memimpin perang dengan cara bergerilya. Jadi waktu itu banyak ditunjukkan barang-barang peninggalan beliau sehari-hari seperti lemari, meja kerja, tempat tidur, seragam dinas, baju dan lain-lain. Di beberapa ruang juga terdapat patung beliau yang menggambarkan situasi waktu perang. Ada juga koleksi surat bertuliskan tangan serta foto-foto dokumentasi yang ada.

Di ruang bagian belakang disuguhkan koleksi perjalanan gerilya. Ada replika kereta kuda yang digunakan dan juga yang terkenal adalah tandu yang digunakan saat berpindah-pindah tempat. Jenderal Soedirman waktu itu sedang sakit paru-paru sehingga harus dirawat sambil berperang.

Senjata Mitraliur peninggalan perang gerilya.

Senjata Mitraliur peninggalan perang gerilya.


Berperang lagi.

Berperang lagi.


Pada bagian samping gedung disajikan berbagai peta gerilya, mulai dari Yogyakarta-Bantul-Wonosari-Pacitan-Wonogiri dan kembali ke Yogyakarta kembali. Banyak juga disajikan foto-foto kuno sewaktu jaman perang tersebut.

Akhirnya tidak terasa kami sudah cukup lama juga di sana melihat koleksi museum. Sesekali diceritakan juga oleh bapak sewaktu mendapatkan pelajaran sejarah. Kami tidak lupa berfoto-foto di beberapa tempat. Setelah puas kami meninggalkan gedung museum Sasmitaloka ini.

Peta gerilya di Yogyakarta

Peta gerilya di Yogyakarta


Kalau ingin tahu informasi museum Sasmitaloka ini dengan lebih lengkap, sebaiknya baca tulisan yang ini : http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/museum-and-monument/sasmitaloka/

Iklan

3 comments on “Menengok Museum Sasmitaloka – Jenderal Soedirman

  1. Ping-balik: Satu Hari Tiga Museum | Nurfajrian's Blog

  2. Ping-balik: Mengunjungi Museum Bahari Yogyakarta | Nurfajrian's Blog

  3. Ping-balik: Berkunjung di Museum Biologi UGM Yogyakarta | Nurfajrian's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s