Berkunjung di Museum Biologi UGM Yogyakarta

Perjalanan berikutnya adalah berkunjung ke museum lain yang masih berdekatan dengan museum Sasmitaloka. Museum ini adalah Museum Biologi, yang terletak di jalan Sultan Agung Yogyakarta. Kami mengendarai motor bertiga pun sangat singkat tidak sampai lima menit. Mungkin kalau jalan kaki pun tidak capai.

Motor diparkir di halaman museum. Jam buka museum ini adalah jam 8 sampai jam 2 siang. Kalau dilihat di papan nama museum ternyata ada logo kampus UGM, ternyata museum ini dikelola oleh Fakultas Biologi UGM. Kami segera masuk dan mengisi buku tamu di meja depan. Waktu itu kan mungkin sudah siang, jadi kami dapat langsung masuk tanpa bayar.

Museum Biologi dibuka untuk sarana wisata edukasi bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum. Termasuk bagi kami yang waktu itu sedang liburan, maka sangat cocok untuk berkunjung ke museum ini.  Koleksi yang ada di dalam museum meliputi koleksi yang terkait dengan ilmu hayati atau biologi.

Di depan papan nama museum Biologi UGM Yogyakarta

Di depan papan nama museum Biologi UGM Yogyakarta



Kalau dilihat di posternya, museum ini sudah didirikan sejak tahun 1964 dan masih bertempat di kampus UGM. Museum ini berisikan tentang berbagai hal tentang binatang dan tumbuhan. Berbagai koleksi hewan dan tumbuhan yang sudah diawetkan dalam bentuk awetan kering atau awetan basah. Selain itu ada tulang rangka dan fosil yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Di bagian depan ada koleksi serangga seperti kumbang, kupu-kupu dan lain-lain. Kemudian ada tulang rangka berbagai jenis hewan seperti harimau, kucing. Ada juga tulang rangka ikan dan ular. Ada juga rumah kura-kura besar yang telah diawetkan. Di beberapa lemari juga dipajang beberapa jenis burung yang sudah diawetkan. Bulunya masih terlihat bagus.

Koleksi serangga di Museum Biologi

Koleksi serangga di Museum Biologi


Komodo yang telah diawetkan

Koleksi lain


Hewan yang telah diawetkan.

Hewan yang telah diawetkan.


Kami masuk ke bangunan samping yang berisikan koleksi tumbuh-tumbuhan seperti biji-bijian. Macam-macam sekali koleksi yang ada. Selanjutnya juga ada koleksi tumbuhan atau yang disebut dengan istilah herbarium. Daun telah diawetkan dengan jalan pengeringan sehingga tidak rusak.

Museum ini cukup luas meskipun halamannya sempit. Seluruh bangunannya berisikan koleksi museum, termasuk bangunan yang berada di sebelah samping.

Koleksi biji-bijian di museum Biologi.

Koleksi biji-bijian di museum Biologi.

Kami berkeliling di museum itu dengan suka cita. Sepertinya mirip masuk ke kebun binatang, hanya binatangnya yang ada di situ sudah mati semua. Namun di sini kami jadi bisa belajar banyak.

Iklan

2 comments on “Berkunjung di Museum Biologi UGM Yogyakarta

  1. Ping-balik: Satu Hari Tiga Museum | Nurfajrian's Blog

  2. Ping-balik: Mengunjungi Museum Bahari Yogyakarta | Nurfajrian's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s